Pada 2004, Ormat Technologies menjadi korporasi publik di New York Stock Exchange sehingga kepemilikannya menyebar kepada investor global.
Akuisisi oleh ORIX Corporation Jepang pada 2017 menandai fase ekspansi besar sebelum kepemilikan kembali berubah mengikuti dinamika pasar modal internasional.
Pada 2026, kepemilikan saham terbesar berada pada investor institusional Amerika seperti BlackRock dan Vanguard yang mencerminkan karakter perusahaan global modern.
Peran Teknologi Asing dalam Membangun Kemandirian Energi Nasional Indonesia
Proyek Sarulla 330 MW, Gunung Salak 15 MW, dan Ijen 35 MW menunjukkan kontribusi nyata teknologi Ormat dalam meningkatkan kapasitas listrik panas bumi Indonesia.
Riki Ibrahim menegaskan Ormat tidak sekadar menjual teknologi tetapi ikut mengembangkan proyek geothermal secara langsung sehingga transfer pengalaman industri dapat terjadi.
Baca Juga: Impor 105.000 Pikap Kopdes Ditunda, Pemerintah Hitung Kesiapan Industri Otomotif Nasional
Menurutnya, pembangunan fasilitas produksi lokal menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kandungan lokal serta memperkuat rantai pasok energi nasional.
Upaya tersebut dinilai mampu menekan biaya pembangkit sekaligus memperluas peluang industri dalam negeri berpartisipasi pada proyek energi terbarukan global.
Kolaborasi teknologi internasional justru dapat mempercepat kemandirian energi ketika dikelola melalui kebijakan nasional yang tepat.
Baca Juga: Tambang Emas Pongkor dan Sejarah Panjang Mineral Bogor, Kawasan Penting Bagi Ketahanan Ekonomi
Globalisasi Teknologi Energi Menunjukkan Sains Milik Seluruh Umat Manusia
Operasi Ormat kini tersebar di lebih dari 200 proyek dengan total kapasitas sekitar 3,2 GW di berbagai kawasan termasuk Afrika, Eropa, Asia, dan Amerika.
Turki menjadi salah satu pengguna terbesar dengan lebih dari 45 pembangkit berbasis turbin Ormat sejak 2006 dengan kapasitas melampaui 900 MW.
Riki Ibrahim menilai fenomena ini menunjukkan teknologi tidak pernah terikat identitas agama maupun negara selama membawa manfaat bagi masyarakat global.