energi

Aktivasi Sumur Gas Bentu dan Temuan Minyak Baru Dorong Bisnis Energi Mega Persada Tumbuh Tahun Ini

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:55 WIB
Peralatan pengeboran migas digunakan dalam eksplorasi sumur Cenako oleh Energi Mega Persada tahun 2026 (Dok. emp.id)

Upaya tersebut menghasilkan produksi gas baru yang diharapkan memperkuat portofolio produksi migas korporasi secara bertahap dan berkelanjutan.

Kinerja Keuangan Positif Perkuat Fundamental Bisnis Energi Mega Persada Berkelanjutan

Sepanjang 2025, korporasi mencatat laba bersih sebesar 91,53 juta Dolar AS atau sekitar Rp1,54 triliun, meningkat 21,41 persen dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga: Istana Jadi Saksi Penguatan Hubungan Indonesia dan Tiongkok dalam Agenda Strategis dan Stabilitas Regional

Laba bersih tahun sebelumnya tercatat sebesar 75,39 juta Dolar AS, mencerminkan pertumbuhan kinerja operasional yang konsisten pada sektor hulu migas.

Kinerja tersebut disebut manajemen sejalan dengan peningkatan pendapatan usaha serta optimalisasi aset produksi yang telah berjalan beberapa tahun terakhir.

Kontribusi Eksplorasi Migas Terhadap Target Produksi Energi Nasional Jangka Panjang

Penemuan cadangan baru dinilai menjadi bagian kontribusi sektor hulu migas dalam mendukung target peningkatan produksi nasional yang terus didorong pemerintah.

Baca Juga: Penurunan Approval Rating Trump Jadi Sorotan Setelah Lonjakan Harga Bahan Bakar dan Kebijakan Militer

Dalam berbagai laporan media arus utama sebelumnya, industri migas nasional memang terus didorong meningkatkan eksplorasi demi menjaga rasio penggantian cadangan.

Syailendra menegaskan temuan ini merupakan komitmen korporasi dalam mendukung peningkatan cadangan hidrokarbon nasional serta memperkuat ketahanan energi Indonesia.****

Halaman:

Tags

Terkini