• Sabtu, 18 April 2026

Isu Kehilangan Dana Ramai, INDODAX Tegaskan Sistem Aman Dan Ungkap Faktor Eksternal Akses Ilegal

Photo Author
Tim 24 Jam News, Bisnis 24 Jam
- Selasa, 30 Desember 2025 | 09:45 WIB
CEO INDODAX William Sutanto menyampaikan klarifikasi resmi terkait isu dugaan kehilangan dana pengguna kripto di tengah sorotan publik.  (Instagram.com @ctowilliam)
CEO INDODAX William Sutanto menyampaikan klarifikasi resmi terkait isu dugaan kehilangan dana pengguna kripto di tengah sorotan publik. (Instagram.com @ctowilliam)

FINANCE 24 JAM - Apakah benar dana pengguna aplikasi kripto bisa hilang tanpa jejak, atau justru kelalaian keamanan akun menjadi pemicu utama kasus ini?

Di tengah derasnya informasi di media sosial, publik bertanya-tanya sejauh mana tanggung jawab platform aset digital atas insiden yang meresahkan ini.

Klarifikasi Resmi INDODAX Terkait Isu Dana Pengguna

Korporasi pedagang aset kripto INDODAX memberikan klarifikasi resmi atas isu dugaan kehilangan dana pengguna yang ramai dibicarakan di media sosial sejak akhir Desember 2025.

Baca Juga: Peta Baru Kekayaan Asia 2025: Energi dan Teknologi Dominasi, Prajogo Pangestu Masuk 11 Besar

Isu tersebut mengaitkan dugaan kerugian salah satu pihak dengan penggunaan aplikasi INDODAX.

INDODAX menegaskan bahwa informasi yang beredar perlu diluruskan berdasarkan hasil penelusuran internal yang telah dilakukan.

CEO INDODAX, William Sutanto, menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kekhawatiran yang muncul akibat isu tersebut.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto akan Buka Perdagangan BEI 2026, Desember 2025 Catat 20 Hari Efektif

“Kami memohon maaf atas keresahan yang timbul di ruang publik dan berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan secara bertanggung jawab dan transparan,” ujar William dalam keterangan resmi.

Hasil Penelusuran Awal Tidak Menemukan Kebocoran Sistem

Berdasarkan investigasi awal terhadap akun member yang informasinya beredar, INDODAX menemukan indikasi akses ilegal dari luar sistem.

Akses tersebut diduga terjadi akibat phishing, malware, atau metode social engineering yang menargetkan perangkat serta kredensial pribadi pengguna.

Baca Juga: 4 Organisme Berbahaya Ditemukan pada 72 Ton Bawang Bombai Ilegal di Surabaya Jawa Timur

INDODAX memastikan tidak ditemukan bukti kebocoran data atau gangguan pada sistem internal platform.

William Sutanto menegaskan bahwa keamanan sistem INDODAX tetap berjalan sesuai standar yang berlaku.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X