Namun keputusan investasi tetap bergantung pada perbaikan fundamental dan strategi bisnis jangka panjang.
Manajemen VISI menyatakan negosiasi masih berlangsung tanpa kepastian waktu penyelesaian transaksi.
Baca Juga: Kisah Pandji Hadapi 32 Tokoh Adat Toraja dan Masuk Tongkonan 800 Tahun Dalam Prosesi Pemulihan
Bursa menegaskan investor perlu mencermati keterbukaan informasi resmi korporasi sebelum mengambil keputusan investasi.
Kedua pihak menekankan transparansi sebagai kunci menjaga kepercayaan pasar.****
Artikel Terkait
Perminas untuk Proyek LTJ Ubah Peta BUMN Tambang Nasional dan Strategi Hilirisasi Mineral Indonesia
Seleksi Komisioner OJK 2026 Resmi Dibuka, Pansel Dibentuk Lewat Keppres dan Proses Empat Tahap
Investor Asing Soroti Ekonomi Indonesia, Ferry Latuhihin Ungkap Risiko Fiskal Rp300 Triliun dan Ketidakpastian
Pandji Sebut Dirinya Ksatria Wongsoyudo Saat Jalani Sidang Adat Toraja Terkait Materi Komedi Lama
Ekspansi Korporasi Topang Properti Jakarta, Okupansi CBD 76% dan Non-CBD 74% Tunjukkan Tren Pemulihan
Data OJK 2022-2026 Ungkap 151 Pihak Manipulasi Saham dengan Denda Rp240,65 Miliar dan Sanksi
Pemerintah Kaji Ulang Tambang Martabe, Hal Penting Tentang Sanksi dan Kepastian Hukum Investasi
Tambang Emas Tumpang Pitu Disorot Lagi, Publik Pertanyakan Selisih Saham dan Legalitas Alih IUP
Kasus IUP Tumpang Pitu Disorot Nasional, Selisih Saham dan Data Perizinan Jadi Sorotan Transparansi
Dinamika Koalisi Nasional, Faktor Utama Penentu Cawapres Prabowo 2029 Menurut Pengamat Politik