BISNIS24JAM.COM - Mengapa Citigroup tetap memangkas karyawan di tengah lonjakan saham sepanjang 2025?
Apakah langkah ini mencerminkan tekanan ekonomi global atau strategi jangka panjang perbankan modern?
Citi Konfirmasi PHK Seribu Karyawan Pekan Ini
Citigroup mengonfirmasi pemangkasan sekitar 1.000 karyawan secara global pada pekan ini, Januari 2026.
Baca Juga: Ekonomi Lokal Lumpuh: Dampak Penutupan Tambang Rakyat Cigudeg bagi Ribuan Pekerja
Langkah tersebut merupakan bagian dari program restrukturisasi jangka panjang yang diumumkan sejak 2024, kebijakan ini menyasar berbagai unit bisnis dan fungsi pendukung.
CEO Citigroup Jane Fraser menargetkan pemangkasan total 20.000 posisi hingga akhir 2026.
Jumlah tersebut setara dengan sekitar 10 persen dari total tenaga kerja global korporasi, restrukturisasi difokuskan pada penyederhanaan struktur organisasi.
Baca Juga: Rugi 20,1 Juta Dolar AS pada 2023, Pelita Air Service Disorot soal Remunerasi Manajemen
Fokus Efisiensi dan Transformasi Operasional Digital
Manajemen Citi menjelaskan bahwa restrukturisasi bertujuan meningkatkan efisiensi operasional.
Langkah ini juga diarahkan untuk mengurangi lapisan birokrasi yang dinilai memperlambat pengambilan keputusan.
Korporasi menyesuaikan keahlian karyawan dengan kebutuhan bisnis berbasis teknologi.
Baca Juga: Peringkat BBB Fitch Ratings untuk Obligasi Indonesia, Apa Dampaknya bagi Investor Global?
Dalam pernyataan resminya, Citi menyebut transformasi organisasi menjadi prioritas strategis.
Digitalisasi layanan perbankan institusional menjadi fokus utama, struktur baru diharapkan lebih ramping dan responsif terhadap dinamika pasar.
Artikel Terkait
Kritik Lewat Humor: Stand Up Mens Rea Pandji Pragiwaksono dan Dinamika Demokrasi Indonesia
Strategi Presiden: Prabowo Subianto Pilih “Buta Nama” Korporasi Demi Integritas Penegakan Hukum
Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen, Mengapa Pengangguran Tertinggi di ASEAN? Ini Penjelasan Strukturalnya
RDMP Kilang Balikpapan Beroperasi, Impor Solar Dihentikan dan Surplus 4 Juta Kiloliter Diproyeksikan 2026
Presiden Prabowo Subianto Dorong Pembenahan BUMN: Integritas Direksi Jadi Kunci Perbaikan Kinerja
Daftar Terkini Forbes 2026: 6 Sektor Penopang untuk Masuk Kelompok 10 Orang Terkaya Indonesia
KPP Madya Jakarta Utara Disorot, KPK Duga Rekayasa PBB Sebesar Rp59,3 Miliar lewat Kontrak Fiktif
Peringkat BBB Fitch Ratings untuk Obligasi Indonesia, Apa Dampaknya bagi Investor Global?
Rugi 20,1 Juta Dolar AS pada 2023, Pelita Air Service Disorot soal Remunerasi Manajemen
Ekonomi Lokal Lumpuh: Dampak Penutupan Tambang Rakyat Cigudeg bagi Ribuan Pekerja