• Sabtu, 18 April 2026

Timur Tengah Memanas Setelah Serangan Iran, Investor Global Hadapi Risiko Geopolitik dan Inflasi Energi

Photo Author
Tim 24 Jam News, Bisnis 24 Jam
- Rabu, 4 Maret 2026 | 11:58 WIB
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu. Asap terlihat di wilayah Yerusalem setelah Iran mengklaim meluncurkan rudal balistik yang menargetkan pusat pemerintahan Israel dalam eskalasi konflik Timur Tengah terbaru. (Dok. Instagram @b.netanyahu)
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu. Asap terlihat di wilayah Yerusalem setelah Iran mengklaim meluncurkan rudal balistik yang menargetkan pusat pemerintahan Israel dalam eskalasi konflik Timur Tengah terbaru. (Dok. Instagram @b.netanyahu)

Situasi ini menjadikan konflik Israel-Iran sebagai krisis keamanan global paling serius sejak invasi Irak 2003.

Respons Dunia Internasional dan Risiko Perang Besar Berikutnya

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan penghentian eskalasi dan pembukaan jalur diplomasi darurat melalui Dewan Keamanan.

Rafael Grossi menegaskan dalam situs resmi IAEA bahwa keselamatan fasilitas nuklir harus menjadi prioritas utama untuk mencegah bencana regional.

Baca Juga: Foto Viral Prabowo dan Donald Trump Pamer Daging Babi Ternyata Rekayasa AI, Begini Penjelasannya

Laporan energi dari International Energy Agency menyebut konflik Timur Tengah selalu berpengaruh langsung terhadap stabilitas pasar global.

Diperkirakan ketegangan ini dapat meningkatkan risiko resesi energi jika konflik meluas.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X