Investasi Infrastruktur Menjadi Kunci Efisiensi Operasional
Kerja sama dengan kontraktor pertambangan dan penguatan fasilitas logistik menjadi pilar utama strategi 2026.
Baca Juga: Target Efisiensi 10 Persen, Korporasi Citigroup Restrukturisasi dengan PHK 1.000 Karyawan Global
Pengoperasian Barge Loading Conveyor dinilai mampu memangkas waktu tunggu pengapalan dan biaya distribusi.
Efisiensi ini menjadi faktor penting di tengah tekanan margin industri.
Manajemen Tegaskan Arah Bisnis Tetap Selaras Kebijakan Energi
Direktur Utama IATA, Alexander Ramlie, menyampaikan bahwa ekspansi produksi dilakukan dengan perhitungan risiko yang matang.
Baca Juga: CBA Ungkap Pelita Air Service Rugi 20 Juta Dolar AS, Manajemen Diminta Bertanggung Jawab
“Kami melihat peluang pasar masih terbuka, namun tetap memperhatikan kebijakan energi dan aspek keberlanjutan,” ujarnya melalui pernyataan resmi korporasi.
Manajemen memastikan setiap langkah ekspansi dikawal prinsip tata kelola yang prudent.****
Artikel Terkait
Daftar Terkini Forbes 2026: 6 Sektor Penopang untuk Masuk Kelompok 10 Orang Terkaya Indonesia
KPP Madya Jakarta Utara Disorot, KPK Duga Rekayasa PBB Sebesar Rp59,3 Miliar lewat Kontrak Fiktif
Peringkat BBB Fitch Ratings untuk Obligasi Indonesia, Apa Dampaknya bagi Investor Global?
Rugi 20,1 Juta Dolar AS pada 2023, Pelita Air Service Disorot soal Remunerasi Manajemen
Ekonomi Lokal Lumpuh: Dampak Penutupan Tambang Rakyat Cigudeg bagi Ribuan Pekerja
Saat Banjir Belum Surut, Wapres Gibran Dengar Langsung Kritik Mahasiswa Soal Kerusakan Lingkungan
Restrukturisasi Jangka Panjang Terus Berlanjut, Citigroup Kurangi Ribuan Tenaga Kerja
Pajak Tahun 2026 Ditargetkan Melonjak 23 Persen, Apindo Nilai Ruang Fiskal Kian Terbatas
Timothy Ronald Dilaporkan Terkait Dugaan Penipuan Kripto, Korban Didominasi Usia 18–27 Tahun
Hilirisasi Bauksit: Harga Bijih 40 Dolar AS Berubah Menjadi Aluminium Bernilai 2.900 per Dolar AS Ton