• Sabtu, 18 April 2026

RKAB 2026 Belum Disetujui, PT Vale Indonesia Hentikan Sementara Produksi Nikel di Awal Tahun

Photo Author
Tim 24 Jam News, Bisnis 24 Jam
- Sabtu, 3 Januari 2026 | 09:00 WIB
Area tambang nikel INCO terpantau tidak beroperasi penuh akibat belum terbitnya izin RKAB tahun berjalan.   (Dok. vale.com)
Area tambang nikel INCO terpantau tidak beroperasi penuh akibat belum terbitnya izin RKAB tahun berjalan. (Dok. vale.com)

Respons Manajemen dan Koordinasi dengan Pemerintah

Manajemen PT Vale Indonesia menyatakan penghentian dilakukan sementara sambil melengkapi persyaratan administratif yang diminta pemerintah.

Baca Juga: Bahlil Lahadalia Bentuk Dirjen Gakkum ESDM, Negara Bidik 1.000 Tambang Ilegal Dan Mafia Migas

“Perseroan menghormati seluruh ketentuan hukum yang berlaku dan terus berkoordinasi intensif dengan Ditjen Minerba,” ujar Febriany Eddy, Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk, dalam keterangan resmi korporasi.

Ia menegaskan seluruh proses dilakukan secara transparan dan sesuai regulasi.

Implikasi Terhadap Pasar Modal dan Investor

Analis pasar modal menilai sentimen saham INCO berpotensi tertekan jangka pendek akibat ketidakpastian produksi awal tahun.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia 2026 di Persimpangan: Stabilitas Makro Atau Akselerasi Pertumbuhan

Namun, langkah patuh regulasi dipandang positif dalam jangka panjang karena menjaga keberlanjutan operasi dan reputasi korporasi.

Bursa Efek Indonesia mencatat sektor pertambangan nikel tetap menjadi perhatian investor seiring program hilirisasi nasional.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X