Pemerintah dan DPR menekankan penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola korporasi atau ESG untuk memastikan produk hilirisasi Indonesia kompetitif global.
Baca Juga: Utang Amerika Serikat Rekor 38 Triliun Dolar AS, Ray Dalio Ingatkan Dampaknya ke Indonesia
Tantangan Ketersediaan Bahan Baku dan Sinkronisasi Smelter Nasional
Ekspansi smelter nikel yang masif memunculkan tantangan ketersediaan bijih domestik sehingga sinkronisasi cadangan dan kapasitas produksi menjadi krusial.
Rosan Roeslani menyebut pemerintah mengawal keseimbangan antara investasi smelter dan pasokan bahan baku agar industri tetap berkelanjutan dan efisien.
Menurut PT Vale Indonesia Tbk melalui laman resminya korporasi menekankan praktik pertambangan berkelanjutan dan pengurangan emisi sebagai standar operasional utama.****
Artikel Terkait
Kemenkeu Deteksi Manipulasi Ekspor CPO Lewat AI Negara Transit Jadi Celah Transfer Pricing
CEO Forum SKK Migas Perkuat Sinergi Pemerintah dan Industri Migas Hadapi Tantangan Global
Kontroversi Keputusan Bupati 2012 Soal Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi Mulai Dibedah Pegiat
BPS Catat Pertumbuhan Indonesia Triwulan IV 2025 Capai 5,39 Persen, Sejak Pandemi Global Melanda
Manipulasi Ekspor CPO Terjadi Bertahun Tahun Pemerintah Pakai AI Kejar Pajak Hilang
Roadmap Energi Nasional Resmi Diimplementasikan Prabowo Targetkan Pengurangan Impor BBM
Pemerintah Kendalikan Produksi Batubara 2026, Target 600 Juta Ton Jadi Ancaman Tenaga Kerja Tambang
Risiko Turun Kelas Emerging Market Bayangi Indonesia Usai MSCI Soroti Transparansi Free Float Saham
OJK Serahkan Dua Pengurus Investree ke Kejaksaan, Kasus Dana Ilegal 2017–2023 Tahap Penuntutan
Investasi Hilirisasi Rp584,1 Triliun 2025 Dorong Pertumbuhan Kawasan Timur, Ekonomi Lebih Meratal