energi

Kontrak Freeport dalam Diplomasi Ekonomi Global Picu Kekhawatiran Organisasi Lingkungan Hidup

Minggu, 22 Februari 2026 | 12:45 WIB
PT Freeport Indonesia. Operasional tambang Freeport Indonesia menjadi simbol dilema pembangunan nasional antara kebutuhan investasi mineral kritis dan perlindungan lingkungan hidup Papua. (Dok. ptfi.co.id)

Isu transparansi semakin relevan karena sektor mineral kritis menjadi agenda global dalam transisi energi rendah karbon.

Baca Juga: Kemitraan Strategis Danantara Jadi Fokus Investor Global untuk Investasi Domestik Lebih Terukur Aman

Dilema Antara Hilirisasi Mineral dan Risiko Ekologis Jangka Panjang

Pemerintah mendorong hilirisasi mineral sebagai strategi meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional dan memperkuat industri manufaktur domestik.

Tambang tembaga Freeport menjadi pemasok utama bahan baku bagi smelter nasional yang mendukung industri kendaraan listrik global.

Namun Walhi menilai risiko ekologis jangka panjang harus dihitung secara serius, terutama terkait pengelolaan limbah tambang dan perubahan bentang alam.

Baca Juga: Indonesia Perkuat Diplomasi Perdamaian Palestina Lewat Solusi Dua Negara di Forum Global

Perdebatan ini memperlihatkan konflik kepentingan antara pertumbuhan ekonomi cepat dan perlindungan lingkungan hidup berkelanjutan.

Pengamat kebijakan publik menyebut konflik sumber daya alam di Papua sering berkaitan dengan distribusi manfaat ekonomi yang belum merata.

Pandangan Pengamat dan Korporasi Tentang Masa Depan Industri Pertambangan Indonesia

Korporasi PT Freeport Indonesia melalui laporan resmi keberlanjutan menyatakan operasionalnya berkomitmen pada praktik pertambangan bertanggung jawab dan pengembangan masyarakat lokal.

Baca Juga: Kebijakan Freeport Dorong Kedaulatan Serta Kesempatan Investasi Korporasi Asing di Sektor Mineral

Data resmi korporasi menunjukkan kontribusi ekonomi mencakup pajak, royalti, serta pembangunan infrastruktur sosial di wilayah operasional.

Dialog terbuka antara pemerintah, masyarakat adat, dan investor menjadi prasyarat stabilitas investasi jangka panjang.

Kepastian hukum investasi harus berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan dan hak masyarakat lokal.

Baca Juga: Strategi Digital Bank Syariah Indonesia Jadi Modal Ekspansi Global Berkelanjutan Asal Hati-Hati

Walhi menutup pernyataannya dengan mendesak pemerintah mengutamakan pemulihan lingkungan sebelum membahas perpanjangan izin eksploitasi tambang.****

Halaman:

Tags

Terkini