BISNIS24JAM.COM - Bagaimana Indonesia menarik investor asing di sektor mineral tanpa membuka kembali ekspor bahan mentah?
Apa peluang yang muncul bagi korporasi dan daerah lokal dari kebijakan Freeport terbaru?
Indonesia Berikan Ruang Investasi Asing dengan Regulasi Tegas
Pemerintah menegaskan peluang investasi asing di sektor mineral kritis tetap terbuka.
Baca Juga: Strategi Digital Bank Syariah Indonesia Jadi Modal Ekspansi Global Berkelanjutan Asal Hati-Hati
Termasuk untuk korporasi Amerika Serikat, sambil memperkuat regulasi nasional dan kepemilikan saham dalam negeri.
Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menjelaskan bahwa kebijakan ini memastikan korporasi yang berinvestasi tetap mematuhi standar nasional dan memberikan nilai tambah bagi industri domestik.
Pemerintah mengedepankan prinsip pemurnian lokal sehingga ekspor produk mineral dilakukan setelah pengolahan, mendukung hilirisasi dan pengembangan smelter nasional.
Baca Juga: Capital Inflow 70 Miliar Dolar AS Jadi Sinyal Pemulihan IHSG di Pasar Modal Saat Tekanan Global
Freeport Divestasi Tambahan untuk Kedaulatan dan Ekonomi Lokal
Negosiasi perpanjangan operasi Freeport selama dua tahun membuahkan kesepakatan divestasi tambahan 12 persen saham kepada negara tanpa biaya.
Sehingga total kepemilikan Indonesia mencapai 63 persen pada 2041, termasuk sebagian untuk pemerintah daerah Papua.
Langkah ini dipandang sebagai kombinasi kedaulatan nasional dan insentif ekonomi.
Baca Juga: Freeport Perpanjang IUPK Hingga 2061, Investasi 20 Miliar Dolar AS Menguatkan Hilirisasi Nasional
Memastikan daerah kaya sumber daya mendapatkan manfaat finansial dan pembangunan berkelanjutan.
Bahlil menekankan divestasi bukan sekadar akuisisi, tetapi sebagai instrumen meningkatkan posisi tawar Indonesia dalam kerja sama internasional sekaligus menstimulasi pertumbuhan korporasi lokal.
Investasi Smelter Dorong Pertumbuhan Industri Hilir Mineral
Freeport telah berinvestasi hampir US$4 miliar untuk membangun smelter tembaga, menjadi salah satu terbesar di dunia.
Artikel Terkait
Dugaan Under Invoicing Toko Perhiasan Tiffany & Co, Menkeu Minta Audit Internal Bea Cukai
Gaza Pascagencatan Senjata, Indonesia Ditunjuk Resmi Wakil Komandan International Stabilization Force
Kinerja Keuangan PLN Naik Tajam 2025, Namun Risiko Utang dan Kurs Masih Mengintai Finansialnya
TNI AD Gandeng Promedia Group Perluas Informasi Pembangunan Jembatan Nusantara Ke Masyarakat
Perpanjangan Izin Freeport Sampai 2061, Indonesia Kuasai 63 Persen Saham Tambang Grasberg Papua
Pasar Modal Indonesia dan Isu MSCI, Akankah 70 Miliar Dolar AS Dongkrak IHSG Tahun 2026
Bank Syariah Indonesia Siapkan Ekspansi 2026, Ekonom Tekankan Hati-Hati Manajemen Risiko Ketat
Izin Tambang Emas Gunung Tumpang Pitu Disorot, Konsistensi Dasar Hukum IPPKH Jadi Perdebatan
Prabowo Subianto Optimistis Bantuan Kemanusiaan Gaza Mengalir, Perdamaian Palestina Jadi Prioritas
Dampak Positif Kesepakatan ART Terhadap Industri Tekstil dan Pekerja Produktif di Tengah Persaingan