• Sabtu, 18 April 2026

8 Negara Penguasa Tambang Dunia 2025, Dari Australia Hingga Amerika Serikat

Photo Author
Tim 24 Jam News, Bisnis 24 Jam
- Selasa, 30 Desember 2025 | 14:30 WIB
Ilustrasi, Aktivitas tambang terbuka di Australia mencerminkan dominasi global negara ini dalam produksi bijih besi dan litium pada 2025. (Dok. Kreasi Dola AI)
Ilustrasi, Aktivitas tambang terbuka di Australia mencerminkan dominasi global negara ini dalam produksi bijih besi dan litium pada 2025. (Dok. Kreasi Dola AI)

Brasil memiliki cadangan niobium terbesar dunia serta bijih besi terbesar ketiga secara global, dengan korporasi Vale sebagai pemain utama sektor tersebut.

Baca Juga: Bunga Utang APBN 2025 Tembus Rp500 Triliun, Indef Peringatkan Tekanan Serius Ruang Fiskal

Amerika Serikat memperkuat eksplorasi mineral strategis domestik untuk mengurangi ketergantungan impor, khususnya terhadap litium dan logam tanah jarang.

Transisi Energi Meningkatkan Nilai Tambang Dunia

Direktur Eksekutif International Energy Agency, Fatih Birol, menyatakan mineral kritis menjadi fondasi utama transisi energi global pada dekade ini.

“Permintaan litium, kobalt, dan nikel diproyeksikan meningkat dua hingga tiga kali lipat sebelum 2030,” kata Fatih Birol dalam laporan resmi IEA.

Baca Juga: Prajogo Pangestu Masuk dalam Peringkat 11 Asia, Ini Daftar 20 Orang Terkaya Asia Desember 2025

Data IEA menunjukkan nilai pasar mineral energi bersih global telah melampaui Dolar AS 320 miliar pada 2024 dan terus meningkat.

Risiko Tata Kelola dan Lingkungan Jadi Tantangan Bersama

Presiden World Bank Group, Ajay Banga, menegaskan tata kelola dan keberlanjutan menjadi faktor krusial dalam pengelolaan tambang global.

“Negara penghasil harus menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan lingkungan dan masyarakat lokal,” ujar Ajay Banga melalui situs resmi World Bank.

Baca Juga: 4 Organisme Berbahaya Ditemukan pada 72 Ton Bawang Bombai Ilegal di Surabaya Jawa Timur

Laporan World Economic Forum menyebut konflik lahan, penambangan ilegal, dan degradasi lingkungan sebagai risiko utama sektor pertambangan global.

Arah Baru Kompetisi Ekonomi Global

Kepala Badan Energi Internasional menilai penguasaan tambang akan semakin menentukan posisi tawar negara di forum global.

Kombinasi cadangan mineral, kebijakan nasional, dan stabilitas politik menjadi kunci kekuatan ekonomi global pada era transisi energi.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X