BISNIS24JAM.COM - Mengapa pemerintah memilih memangkas produksi justru saat permintaan global belum pulih sepenuhnya?
Apakah kebijakan RKAB 2026 menjadi rem darurat atas ekspansi tambang yang dinilai berlebihan selama ini?
Pemerintah memastikan akan menekan target produksi nikel dan batu bara mulai 2026 melalui kebijakan RKAB yang lebih ketat.
Baca Juga: BUMN Peduli Bencana, 1.066 Relawan dan 109 Armada Diterjunkan Saat Hari Bela Negara
Langkah ini dikonfirmasi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai respons terhadap kelebihan pasokan global dan tekanan harga komoditas.
Dominasi Indonesia Berbalik Menjadi Tekanan Harga
Bahlil menyebut produksi batu bara Indonesia yang mencapai hampir separuh perdagangan global justru menjadi faktor penekan harga.
Dengan suplai sekitar 500–600 juta ton per tahun, pasar internasional mengalami kelebihan pasokan signifikan.
Baca Juga: Penanganan Bencana Sumatera: Danantara dan BP BUMN Siapkan 1.066 Relawan, 109 Truk Logistik
Situasi serupa terjadi pada nikel, di mana lonjakan produksi nasional membuat harga sulit pulih secara berkelanjutan.
Pemerintah menilai pembatasan produksi lebih efektif dibanding membiarkan pasar terkoreksi secara liar.
Target Produksi Nikel dan Batu Bara Mulai Ditekan
Dalam skema RKAB 2026, produksi bijih nikel diproyeksikan turun ke sekitar 250 juta ton.
Baca Juga: Penanganan Bencana Sumatera: Danantara dan BP BUMN Siapkan 1.066 Relawan, 109 Truk Logistik
Target batu bara juga ditekan ke bawah 700 juta ton, meski angka final masih menunggu evaluasi menyeluruh.
Pengetatan ini akan diiringi pengawasan ketat terhadap kepatuhan lingkungan dan realisasi produksi korporasi tambang.
Artikel Terkait
Dugaan Korupsi Tambang Emas: Kejati Sulawesi Utara Geledah 2 Lokasi, Sita Alat Berat PT HWR
PBB Soroti Tambang Nikel Kabaena: 16 IUP di Pulau 890 Km², Ancaman Lingkungan Tak Terbendung
Rp6,97 Triliun Terancam Hilang, BPK Nilai Harga Solar Industri Korporasi Pertamina Patra Niaga Bermasalah
BPK Bongkar Risiko Kerugian Rp6,97 Triliun dari Harga Solar Industri Pertamina Patra Niaga
Danantara – BP BUMN Siapkan 1.066 Relawan, 109 Truk Bantuan, dan 15.000 Huntara Pemulihan Bencana
BUMN Peduli Bencana Sumatera, 1.066 Relawan dan 109 Truk Bantuan Mulai Dikerahkan
Penanganan Bencana Sumatera: BUMN Kerahkan 1.066 Relawan, Siapkan 109 Truk Bantuan Kemanusiaan
Fathurroji NK Berhasil Meraih Penghargaan Blogger Terpopuler 2025 di SeedBacklink Summit 2026
Produksi Cabai Desember 2025 Tembus 236 Ribu Ton, Bapanas Pastikan Pasokan Aman Hingga Idulfitri
Kasus Rp 2,7 Triliun Investree: Mantan CEO Adrian Gunadi Ditangkap, OJK Bongkar Dugaan Dana Ilegal