Ia mengatakan bahwa data satelit menunjukkan pelanggaran tata ruang terjadi secara masif di beberapa daerah.
Baca Juga: Danantara Tegaskan Tolak Saham Gorengan, Ini 6 Data Kunci dalam Seleksi Investasi di BEI
Pemda Diminta Bergerak Mandiri Sebelum Meminta Bantuan Pusat
Raditya menegaskan bahwa kepala daerah harus responsif dan tidak menunggu bencana terjadi sebelum meminta dukungan dari pemerintah pusat.
Ia mengatakan pemda harus memahami informasi dari BMKG sebagai dasar kesiapsiagaan.
Baca Juga: Polemik PBNU 26 November: Fakta Pemberhentian Gus Yahya dan Kendali di Tangan Rais Aam
Fathani meminta pemda aktif berkoordinasi dengan lima balai besar BMKG agar mitigasi bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.****
Artikel Terkait
Tensi PBNU Meningkat: Ini Alasan Syuriyah Ajukan Desakan Mundur dan Respons Resmi Gus Yahya
Alasan Syuriyah Menegaskan Keputusan Final Pemberhentian Ketum PBNU Gus Yahya
6 Kriteria Saham Incaran Danantara Indonesia, Fokus Fundamental dan Hindari Risiko Tinggi di BEI
Sorotan Baru: Pernyataan Pejabat Pemerintah Picu Perdebatan Status Bandara Khusus IMIP
Negosiasi 25–30 Persen Saham Lotte Chemical Indonesia Masuki Tahap Uji Tuntas Danantara
Data WALHI: 7 Aktivitas Industri Dinilai Ubah Struktur Harangan Tapanuli dan Tingkatkan Risiko Bencana
Fakta Baru Izin Bandara IMIP: Klarifikasi Luhut dan Perubahan Status Internasional 2025
2.645 Titik Tambang Emas Ilegal: Data Kerusakan Lingkungan dari Aceh hingga Gorontalo
Lokasi Temuan Kayu Terseret Banjir Sumatra Diusut Kemenhut, Pemerintah Siapkan Moratorium PHAT
Data Kunci ESG yang Membuat ANTAM Raih Gold Rank dan Perkuat Transformasi Mineral Berkelanjutan