• Sabtu, 18 April 2026

Kerusakan Meningkat, Cak Imin Desak 3 Menteri Benahi Kebijakan Tata Ruang dan Mitigasi Bencana

Photo Author
Tim HMN Media, Bisnis 24 Jam
- Rabu, 3 Desember 2025 | 10:35 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar. (Instagram.com @cakiminow)
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar. (Instagram.com @cakiminow)

Kerusakan Lingkungan Sebut Jadi Faktor Penting Pemicu Bencana

Data awal dari otoritas daerah menunjukkan bahwa ribuan warga terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, dengan ratusan rumah mengalami kerusakan berat.

Baca Juga: Ribuan Meter Kubik Kayu Terseret Banjir Sumatra, Kemenhut Telusuri Legalitas dan Rantai Distribusi PHAT

Sejumlah jalur transportasi utama terputus, beberapa wilayah terisolasi selama berhari-hari, dan ratusan jiwa dilaporkan meninggal.

Basarnas dan BNPB telah mengerahkan personel untuk melakukan evakuasi, pencarian korban, serta pendistribusian logistik ke wilayah terdampak.

Sejumlah analis kebencanaan menilai kerusakan kawasan resapan air, konversi hutan, serta kegiatan pertambangan menjadi faktor yang mempercepat kerentanan ekologi di wilayah tersebut.

Baca Juga: 450 Lokasi Tambang Emas Ilegal di Aceh dan 3.700 Ha Lahan Rusak: Mengapa Penertiban Mandek?

Pandangan Mengenai Tata Kelola dan Pencegahan Bencana

Perubahan kebijakan harus melibatkan perbaikan tata kelola hulu dan pemulihan vegetasi secara terencana.

Penguatan kapasitas daerah, audit izin korporasi, serta pemantauan aktivitas pertambangan akan menjadi kunci mencegah bencana serupa.

Sebanyak 43 persen kawasan hulu di beberapa kabupaten di Sumatera Barat telah mengalami degradasi moderat hingga berat menurut laporan lembaga resmi tahun 2024.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X